<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615</id><updated>2012-02-16T12:38:32.213-08:00</updated><title type='text'>FIND THE TRUTH</title><subtitle type='html'>sesuatu Harus Berubah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-1844991262434650344</id><published>2009-05-11T06:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T06:18:55.310-07:00</updated><title type='text'>so complicated</title><content type='html'>Berputar, pikiran saya berputar, terus, melelah, dan akhirnya kalah, kalah oleh hal – hal yang tak saya mengerti, tak mengerti karena tak tahu harus bertanya kemana, bertanya tentang persoalan kehidupan, kehidupan yang penuh dengan persoalan, persoalan sepele sampai rumit serumit kehidupan itu sendiri, dan saya harus hadapi semuanya sendiri…&lt;br /&gt;Melingkar, jalan hidup saya bagai lingkaran, tak berujung, tak berbatas, hingga akhirnya lingkaran kehidupan tadi berubah menjadi lingkaran keputusasaan, apalah arti hidup bila putus asa menyapa pagi hari, bila hari hari hati di penuhi rasa sesal, dosa, bersalah dan tak tahu menumpahkan semua pedihnya kemana…&lt;br /&gt;Dan saya harus rela, benang – benang takdir mengusut tak bisa di urai lagi, mengikat dan menyimpul mati, akhirnya pelan tapi pasti lekuk otak saya juga menyimpul mati, mana bisa saya berfikir kalau sudah begitu?,akhirnya saya hanya bisa pasrah, mengikuti gelinding roda nasib, kadang saya bisa tersenyum saat di atas, meski tak sampai tertawa keras, kadang saya meringis saat di bawah, meski tak sampai menangis terisak, kesimpulannya, saya tak bisa lepas bahagia tanpa beban, dan sayapun juga tak pernah merasa terbebani sampai tak bisa tersenyum…&lt;br /&gt;Apa yang bisa membuat bahagia saat surga hanya tinggal mimpi?...&lt;br /&gt;Dan mengapa tak bergembira saja hari ini karena esok neraka sudah menanti?...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-1844991262434650344?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/1844991262434650344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/1844991262434650344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/05/so-complicated.html' title='so complicated'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-6299291582598572122</id><published>2009-05-08T00:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T00:39:31.207-07:00</updated><title type='text'>apa bedanya saya dengan babi</title><content type='html'>Apa bedanya saya dengan babi kalau sudah begini?, hanya menuruti hasrat, memenuhi hari dengan suara – suara tak berguna…&lt;br /&gt;Tak ada bedanya saya dengan babi kalau sudah begini?, tak mau mengerti sekitar, tak ingin beranjak dari kandang walau tahu kandang kehidupan yang saya jalani kotor dan semakin mengotor kian hari…&lt;br /&gt;Beda saya dengan babi tak ada kalau sudah begini?, akal pikiran tertutupi kata, makan, tidur, kawin, makan lagi, tidur lagi, kawin lagi…&lt;br /&gt;Saya tak beda dengan babi kalau sudah begini… najis…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-6299291582598572122?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6299291582598572122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6299291582598572122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/05/apa-bedanya-saya-dengan-babi.html' title='apa bedanya saya dengan babi'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-6753019682501922876</id><published>2009-05-07T00:00:00.001-07:00</published><updated>2009-05-07T00:00:43.916-07:00</updated><title type='text'>Oh... Surga Yang Tinggal Kenangan...</title><content type='html'>Oh surga yang tinggal kenangan…&lt;br /&gt;Sediakan aku sedikit untuk ku peluk…&lt;br /&gt;Oh surga yang tinggal kenangan…&lt;br /&gt;Sisakan ku sedikit untuk ku reguk…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Airmu, yang katanya mampu tuk legakan dahaga seribu tahunku…&lt;br /&gt;Wangimu yang katanya bisa membuatku menggila pada sejuta keharuman duniaku…&lt;br /&gt;Belaimu yang membuatku tertidur dalam belaian seribu bidadari…&lt;br /&gt;Hembus udaramu yang membuatku hilang terhembus waktu surgamu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh surga yang tinggal kenangan…&lt;br /&gt;Di masa laluku kau ada…&lt;br /&gt;Di masa depanku kau tiada!!!...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-6753019682501922876?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6753019682501922876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6753019682501922876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/05/oh-surga-yang-tinggal-kenangan.html' title='Oh... Surga Yang Tinggal Kenangan...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-3617974818523782018</id><published>2009-05-06T23:59:00.001-07:00</published><updated>2009-05-06T23:59:56.195-07:00</updated><title type='text'>Bung...</title><content type='html'>Mendengar salah satu calon anggota legislative berorasi menebar janji dari atas podium, mengingatkan saya pada penggalan lirik lagu “Oemar Bakrie”, yang di nyanyikan oleh Iwan Fals, “…selalu begitu dari dulu waktu jaman jepang…”, dikisahkan Oemar Bakrie adalah seorang PNS yang sehari – hari pulang pergi ke sekolah tempat beliau mengajar dengan mengendarai sepeda ‘kumbang’ atau kalau orang jawa bilang ‘pedah onthel’, jalanan yang di laluinya tetap saja rusak, tak pernah diperbaiki, begitu pula dengan upah ‘keringat’-nya, kalaupun jumlahnya dinaikan itu pasti setelah harga – harga kebutuhan naik, atau sebaliknya, bila gaji PNS naik, tak lama menyusulah harga – harga itu naik, asal jangan harga – harga naik, gaji PNS malah tak naik – naik…&lt;br /&gt;Menarik memang, menyimak lirik - lirik lagu yang dibawakan oleh Iwan Fals yang sebagian besar berisi kritik social dan kehidupan, jarang memang penyanyi Indonesia masa kini yang mampu mengemas sebuah fenomena social kedalam sebuah lagu, sejarang Mahasiswa kritis di Kampus saya, seperti yang di keluhkan bapak – ibu dosen pengajar yang terhormat, lebih jarang lagi bila kita kembalikan pikiran kita ke topik yang saat ini sedang hangat – hangatnya di bahas, mulai dari ruang redaksi yang jadi tempatnya orang sibuk sampai kamar kos tempatnya leyeh – leyeh, atau ruang siaran yang penuh obrolan sarat fakta sampai di warung kopi dengan celoteh penuh bunga, menemukan Ratu Adil, Satria Piningit, Mahdi-nya Dunia Demokrasi Indonesia, atau tepatnya, Anggota Legislatif yang bervisi kemajuan rakyat, dan bermisi menegakkan demokrasi sedemokrasi dekmorasinya.&lt;br /&gt;Sejauh ini, memang sangat jarang bin sulit dapat menemukan seorang politkus yang memiliki visi berbeda dari lainnya, umumnya, meskipun berbeda partai dan warna bendera, toh lahan garapannya tetap sama. Pendidikan, Kesejahteraan, Ekonomi, Kesehatan, dll. Janji – janji di gelontorkan tanpa ada unsur pendidikan tentang penanganan krisis dan pembangunan sektor - sektor tersebut kepada rakyat, sangat disayangkan, jika benar yang para calon anggota ‘panca indera’ rakyat tersebut tuju adalah kemakmuran dan kemajuan rakyat, mengapa tidak dibeberkan saja langkah – langkah yang akan mereka tempuh, agar rakyat tak seperti membeli obat untuk batuk berdahak, padahal batuknya tidak berdahak, akhirnya yang terjadi malah radang tenggorokan!.&lt;br /&gt;Sah – sah saja bila ada semacam ketakutan dari para calon wakil rakyat tersebut untuk membeberkan kiat dan jalan yang mereka tempuh nanti setelah resmi terpilih jadi anggota penting masyarakat sok penting, tapi bukankah semua demi kemajuan bersama?, bukankah mereka juga akan merasakan dampaknya meski bukan mereka yang mengendalikan kemudi perubahan?, atau malah mereka belum tahu cara paling tepat untuk menggarap lahan tandus tersebut?, wah, kalau memang seperti itu, malah mirip salah satu adegan dari Film Warkop DKI, diceritakan Indro disuntik Didin Boneng, yang sakit perut, yang gak terasa mata, bahaya pak!.&lt;br /&gt;Tidak tahu saja sudah bahaya, celaka tiga belas kata orang – orang tua, malah ada indikasi tak mau tahu dari para calon bapak – ibu yang terhormat, gagasan – gagasan dan konsep – konsep para akademis yang wegah terjun ke dunia politik praktis – mungkin karena tahu bagaimana cara mengamalkan ilmu politiknya – tentang bagaimana idealnya membangun image dan reputasi berpolitik dianggap sepi, kalau memang begini, sudah seperti bangsal 13 jadinya, seram!.&lt;br /&gt;Mengutip dari paragraph pertama “Visi dan Misi Kepemipinan” yang dirumuskan Dr. H. M. Amien Rais, di terbitkan oleh Panji Masyarakat  No.31 Tahun I, 17 Nopember 1997, Visi dan Misi Kepemimpinan dapat dibedakan kepada empat “citra”, “tipe”, atau “komponen” kepemimpinan. Keempat citra kepemimpinan itu adalah: crusader (Burns; Stoessinger), salesperson (Neustadt; Tucker), agen (Kellerman, Rockman), dan Fire Fighter (Fiedler &amp; Chemers).&lt;br /&gt;Wah, di nusantara banyak yang seperti itu, Crusader atau Mujahid: ada, salesperson atau penjual: ada juga, agen: banyak, Fire Fighter atau pemadam kebakaran: apalagi!!!. Sayangnya kebanyakan manusia – manusia di negeri ini kadang salah kaprah dengan istilah – istilah. &lt;br /&gt;Mujahidin yang seharusnya membela kebenaran dan keselamatan kaumnya malah pamer otot maen betot sambil sewot hajar sana sini sambil nyolot, robohkan gubuk reyot, bangun real estote!.&lt;br /&gt;Penjualnya sayangnya bukan orang – orang kreatif, yang dijual malah apa – apa yang ada di dalam rumah, pesawat telpon, kasur, dipan, lemari, karpet, tv, kompor, guci, malahan dompet juga dijual.&lt;br /&gt;Agennya siyh gak terlalu salah, Cuma agen minyak mentah, terus datengin minyak matang, meski terus – terusan norokin.&lt;br /&gt;Yang paling unik tentu saja Fire Fighter alias Pemadam Kebakaran, boro – boro datang tepat waktu, adanya telat terus, itupun kalo bukan dia sendiri yang bakar itu bangunan.&lt;br /&gt;Tapi memang tidak mungkin para calon anggota tersebut tidak tahu tentang cara mengatasi persoalan – persoalan diatas, malah tak sedikit juga yang sangat tahu luar dalamnya, justru yang begini bisa jadi kiamat, jatah buat rakyat di embat, rakyat ngumpat – ngumpat, si “bapak” tutup telinga sambil iqamat, maklum, nasib rakyat di lubang lahat, kalau memang begitu, selamat pak!.&lt;br /&gt;Tambah lama tambah runyam memang, ganti orang, kita harus belajar kecendrungan lagi, lama – lama capek sobat, lelah kawan, orang – orang baru, tapi nyanyiannya tetap itu – itu saja. Kovernya saja yang ganti, tapi lagunya tetap lama.&lt;br /&gt;Demonstrasi, orasi, lobi - lobi, petisi, sampai bernyanyi, harap tinggal harap, mimpi tetap mimpi, akhirnya bingung sendiri…&lt;br /&gt;“…dikantong safarimu kami titipkan, masa depan kami dan negeri ini, dari sabang sampai merauke…”, isi surat Bung Iwan buat wakil Rakyat, tanpa amplop, tanpa kaleng…&lt;br /&gt;Yaah… bila ada masa depan untuk negeri ini… Bung…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-3617974818523782018?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3617974818523782018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3617974818523782018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/05/bung.html' title='Bung...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-126628802740025517</id><published>2009-05-06T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T00:29:31.479-07:00</updated><title type='text'>May May May...</title><content type='html'>inilah bulan may...&lt;br /&gt;bulan penuh penantian...&lt;br /&gt;diamana airmata penantian menahunku ditentukan...&lt;br /&gt;akankah ia berganti senyum bahagia...&lt;br /&gt;atau ia berhenti mengalir berganti kecewa tiada tara,&lt;br /&gt;ooh... asa-ku...&lt;br /&gt;ooh... MAY...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-126628802740025517?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/126628802740025517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/126628802740025517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/05/may-may-may.html' title='May May May...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-6773887010953241472</id><published>2009-04-19T11:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T11:08:01.284-07:00</updated><title type='text'>Hilang hingar bingar bilang : Celoteh, pandangan, dan semua yang aku mampu</title><content type='html'>Ini sebuah visi? Bukan, saya tak punya strategi dan kemampuan buat menganalisa sesuatu dengan begitu mendalam, yang saya bisa hanya berceloteh, pada kenyataan yang ada, pada ketidakpuasan pada jaman tanpa masa depan, aku hanya bisa protes tak berarti, protes terus, tanpa henti hingga suaraku berganti suara yang lain dan perlahan mati meski tanpa arti.&lt;br /&gt;Tapi itulah hidup yang saya yakini. Kita bisa menggariskan suatu pandangan pada apa yang kita yakini, meski tak merasakan apa yang kita ingini, tapi setidaknya ada orang orang setelah kita yang satu keyakinan dengan kita.&lt;br /&gt;Saya bukan gila, hanya kecanduan alkohol, dengan kata lain, saya tak pernah waras selama 24 jam sehari, saya, dengan kata lain, selalu mabuk, dan akan tetap seperti orang mabuk, kalau tak boleh di bilang pemabuk!.&lt;br /&gt;Tapi inilah hidup yang saya jalani, jangan pernah menjadi orang lain dalam hidup, tapi berpikirlah apa yang kira – kira dipikir orang lain, itu untuk jaga – jaga dan menjadi landasan kita untuk bersikap kepada orang lain.&lt;br /&gt;Sekali ini saya berpikir, saya benar!!!.&lt;br /&gt;Dan saya juga berfikir, anda itu bukan orang bodoh, cuma  kurang cepat, menjawab semua tuntuntan jaman. Surat kabar bukan hanya untuk di baca, tapi juga untuk bersuara, tapi yang ada, dan saya baca, penulisnya tetap itu – itu saja, kemana suara anda?, kemana ketidakpuasan anda?, apa hanya cukup protes tentang harga – harga?, atau aspal bolong di perumahan warga?, &lt;br /&gt;Dan saya menjalani hidup saya sendiri, seperti anda menjalani hidup anda sendiri, tapi bedanya, saya tak seperti anda yang berpikir hanya untuk perut anda sendiri, saya, secara tak langsung berfikir tentang perut anda, wahai para pembaca yang budiman, itu yang membuat saya seperti orang gila, tapi jangan suruh saya jadi pemimpin, saya tak punya bakat, jangan paksa, saya bisa mati muda karenanya, yang saya bisa, hanya berceloteh tentang pandangan dan apa yang saya mampu, hanya itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-6773887010953241472?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6773887010953241472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/6773887010953241472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/04/hilang-hingar-bingar-bilang-celoteh.html' title='Hilang hingar bingar bilang : Celoteh, pandangan, dan semua yang aku mampu'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-7179055904411826112</id><published>2009-02-06T00:21:00.001-08:00</published><updated>2009-02-06T03:04:23.107-08:00</updated><title type='text'>untuk kekasihku</title><content type='html'>Kekasihku, itu apa?, Sesuatu yang kau sembunyikan di balik tubuhmu...&lt;br /&gt;Apa itu, kekasihku?, seseorang yang menyembunyikan sesuatu di balik tubuhnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku, itu apa?, sesuatu yang ingin kau katakan namun kau tahan...&lt;br /&gt;Apa itu, kekasihku?, menahan sesuatu yang ingin dikatakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku, apa itu?, mengapa bersembunyi di balik tirai ketidaksepahaman?...&lt;br /&gt;Apa itu, kekasihku?, ketidaksepahaman bersembunyi di balik tirai mengapa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku, apa ini?, sesuatu yang kau masukan dalam hatiku dengan ketidakpahaman yang kau masukan dalam hatiku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-7179055904411826112?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/7179055904411826112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/7179055904411826112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2009/02/untuk-kekasihku_06.html' title='untuk kekasihku'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-5033921284032753750</id><published>2008-10-21T17:54:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T18:24:33.203-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>pagi... kampus yang indah, dengan sisa embun yang tersiksa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang..kampus yang panas, dengan sisa peluh tanda tersiksa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sore...kampus yang sepi, dengan sisa lelah sisa tersiksa...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-5033921284032753750?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/5033921284032753750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/5033921284032753750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/10/pagi.html' title=''/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-5797872057828355044</id><published>2008-10-04T01:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T01:14:10.026-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tiada lagi pertanyaan yng meragukan, hingga keyakinan itu tumbuh dengan sendirinya, kini di sini di dapur hatiku, dimana telah matang suatu keinginan diri yang terhias tekad untuk membuktikan bahwa hati telah pulih untuk kembali berjalan di jalan lurusNya…&lt;br /&gt;Tiada lagi kekesalan yang menjemukan, begitu pula dengan rayuan penghancur keikhlasan, seperti mana aku dahulu tersilap dan tergeletak untuk sekian lamanya pada umur yang hanya bagai jatah dari Yang Kuasa ini?, yang tersia bagai sebutir berlian di atas tumpukan sampah, dimanapun ia, tetaplah ia sebagai berlian, bagaimanapun kita, ia tetaplah teramat berharga untuk kita sia-kan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dunia yang tak kumengerti pun telah sirna, berganti ucapan syukur yang tak mungkin ku ucap lisan saja…&lt;br /&gt;Dan dunia yang ku ingini pelan laun nan pasti mulai tersenyum menyambutku...&lt;br /&gt;Dan lihatlah, kedua tangannya yang membentang itu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-5797872057828355044?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/5797872057828355044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/5797872057828355044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/10/tiada-lagi-pertanyaan-yng-meragukan.html' title=''/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-4550899632477397282</id><published>2008-09-26T23:24:00.000-07:00</published><updated>2008-09-26T23:31:30.060-07:00</updated><title type='text'>Ini Aku Dengan Tulisan Bodohku...</title><content type='html'>Ini aku dengan tulisan tulisan bodohku…&lt;br /&gt;Yang mungkin tak berdasar, atau pun penuh dengan pertentangan antara satu dengan satunya... tapi ini tetaplah aku, sebodoh apapun kata kataku...&lt;br /&gt;Ini aku dengan tulisan tulisan bodohku, kadang aku ingin menghilang dengan sejuta kemungkinan aku tak di temukan dan tak menemukan seseorang lagi, menghilangkan diri dari keadaan sebagai anggota dari sebuah sistem yang bernama masyarakat, terlalu banyak yang tak kusetujui dari keaadaan diri sebagai sub-bagian dari masyarakat, uang, sosialisasi, perkenalan, gossip, aargh, betapa menjemukan basa basi itu...&lt;br /&gt;Terlalu banyak penolakan diri sendiri pada keadaan itu, terlalu merasa tak berdayanya kita saat berada pada keadaan itu, kita mahluk sosial?, ada lagi tetek bengek yang di ciptakan para sosiolog tentang siapa kita, bisakah kita hidup dengan mengambil dan memanfaatkan apa yang dengan murni dan tanpa membayar dari alam?...&lt;br /&gt;Ini aku dengan kebodohan kebodohan tulisanku, bukan ingin mempengaruhi atau mengajak kalian pada kegilaan, hanya ingin mengungkapkan ketidak setujuanku pada keadaanku sebagai anggota society zaman ini...&lt;br /&gt;Katakanlah aku primitif yang tak bisa menyesuaikan diri pada dunia saat ini, tapi lebih baik bila aku hidup di dunia primitif, dimana belum ada kontaminasi uang terhadap kemurnian pikiran kita yang hanya merawat dan mengambil apa yang kita butuhkan pada dan dari alam, bayangkan kemurnian pada pemikiran itu, betapa indah hanya mengenali orang orang terdekat saja, betapa membuaikan keadaan itu...&lt;br /&gt;Bayangkan kita terbangun di pagi hari dengan kepala nyaris pecah membayangkan hutang yang menumpuk, atau di suatu siang saat lemah menggerogoti namun kita harus tetap memecahkan batu padahal kita belum sarapan karena kita tak ada uang untuk membeli sarapan, betapa terkungkungnya kita pada sesuatu bernama uang...&lt;br /&gt;Itu aku dengan bodohnya menuliskan tulisan bodohku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-4550899632477397282?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/4550899632477397282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/4550899632477397282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/09/ini-aku-dengan-tulisan-bodohku.html' title='Ini Aku Dengan Tulisan Bodohku...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-7003643405037768819</id><published>2008-09-07T17:42:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T17:46:20.477-07:00</updated><title type='text'>ini...</title><content type='html'>ini dunia yang sangat baru buatku, ku tak bisa lagi melihat kemana arah dan tujuanku, ku tak mampu lagi berjalan ke arah seharusnya aku berjalan, ku tak sanggup lagi berdiri disisi seharusnya aku berdiri...&lt;br /&gt;ini dunia yang tak kumengerti, menyisakan sesal yang tiada berhenti,kalkulasi kesalahan demi kesalahn, menempatkan aku pada satu jumlah yang ku sendiri tak mau membayangkannya...&lt;br /&gt;ini salah yang tak ingin ku jalani...&lt;br /&gt;lelah kawan...&lt;br /&gt;lelah teman...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai di mana salah ini menemani?...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-7003643405037768819?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/7003643405037768819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=7003643405037768819&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/7003643405037768819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/7003643405037768819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/09/ini.html' title='ini...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-8381922512809949710</id><published>2008-07-19T11:10:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T17:40:54.712-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kampus ini bukan milikku lagi, kenyataan ini mengoyak segar ingatan tentang hari – hari pertama aku mengakrabi kampus ini, wajah – wajah segar itu mengganti cerianya wajah sejawatku di ingatku…&lt;br /&gt;Kampus ini bukan lagi milikku, rangkaian pertemanan dan canda tawa itu terputus di satu titik, tak lagi berkata, ini teman si dia yang temannya si dia dan dia itu temanku dari temanku yang juga temanku dari teman disana dan teman si ini dari temanku di sini…&lt;br /&gt;Temanku semua tlah pergi, dan hampir pergi, beranjak pergi, harus pergi, dan kini di sini, duduk di bangku ini, bila ada waktu, tentu ada kesempatan tuk bersua lagi, semoga sukses kawan!!!...&lt;br /&gt;Haruskah kututup cerita tentang kampus ini?, belum ini belum saatnya, masih ada cerita yang menunggu pada hari esok, saat aku sendirian melewati koridor GKB yang mengeluh bosan setiap kali melihat wajahku, selamat jalan kawan - kawan, selamat berjuang kembali...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-8381922512809949710?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/8381922512809949710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=8381922512809949710&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/8381922512809949710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/8381922512809949710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/07/kampus-ini-bukan-milikku-lagi-kenyataan.html' title=''/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-3971151962856173330</id><published>2008-07-01T04:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T04:44:14.753-07:00</updated><title type='text'>Everest</title><content type='html'>Dear,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, berganti dini hari, kucoba memejamkan mata barusan, tapi tetap tak dapat, entah kenapa malam ini, untuk pertama kali, aku memikirkanmu, seseorang yang belum kutahu siapa, orang yang menemaniku melewatkan malam – malam, membasuh penat hari – hari, bercerita tentang senja, dan menyapa saat pagi…&lt;br /&gt;Bisakah aku menggambarmu?, bisakah aku membayangmu?, semoga kau cantik, semoga kau seksi, semoga kau baik hati, semoga kau menerimaku apa adanya, tapi, diatas semua itu, semoga kau orang yang beriman!!!, dengan itu, kau mahluk tercantik, terseksi, terbaik buatku!!!&lt;br /&gt;Membayangkan tubuhmu tanpa muka, membuatku termenung untuk sesaat, begitu indah persetubuhan dengan hayal ini, begitu mencandu pikiran, kenapa baru malam ini aku sadari ini!.&lt;br /&gt;Kulitmu, semoga sehalus Laura, salah satu milik di masa laluku!, yang menyesakku dengan wangi tubuhnya, hingga bertahun aku memunguti serpihan hatiku yang berserak terinjak langkah hidupnya saat ia pergi!,&lt;br /&gt;Wajahmu, semoga secantik Dirga, salah satu rasa tak bersambut dalam lontar kisah hidupku, begitu murni kecantikan itu, sampai bermalam aku memimpikan dan tertumpah dalam bisu tugu saat malam, sebelum polesan make up menumpas asrinya wajah itu!.&lt;br /&gt;Tubuhmu, semoga semolek Ida Ayu Kadek Devi, artis yang membuatku birahi meski pandang hanya lewat layar kaca, ringan langkahnya, sintal tubuhnya, membuatku berangan, andai rampingnya berada dalam rengkuhku malam ini, dan kujatuhkan tubuh berkeringatku di atas dada kembang kempisnya, sesaat setelah gejolak nafsu terlampiaskan!!!&lt;br /&gt;Semangatmu, semoga kulihat sama dengan Tiwi, gadis yang kukagumi kini, selalu ada yang baru bila kupandang wajahnya, entah itu gincu senyum di bibirnya, entah itu lesung pipit manisnya, entah itu kecerdasan yang memancar di wajahnya, kucuri lewat sekilas pandangku!,&lt;br /&gt;Candamu semoga seceria Novi, gadis yang tengah kupacari kini, jelas ini tak adil baginya, dapat di kata aku berselingkuh saat ini, melupakan bayangnya untuk mendatangi teras takdir yang belum tentu ini, bertanya, siapa kamu!!!&lt;br /&gt;Tentu kau bertanya, kemana gadis – gadis yang lain, yang pernah ku kagumi, ataupun pernah ku pacari, ku katakan padamu isteriku, mereka punya kisah masing – masing dalam hidupku, inginkah kau dengar cerita singkatku dengan Rini, gadis terakhir masa SMA-ku?, tentang Siti, gadis tragedy Juli 2003, saat kobar api menghanguskan pasar di kotaku?, tentang Mahmudah, Siti yang lain, yang kupacari dan kunikmati sampai aku bosan, hanya karena ia menggilaiku, dan aku gila pada Tahu Isi yang orang tuanya jual?, Tentang Wuri, gadis liar dan panas di atas ranjang, yang membuatku malu, jijik, ketagihan, dan nafsu bila mengingatnya?, Tentang Elly, gadis pecun yang ku tinggalkan di Kuta sebelum aku menggagahinya, padahal aku tahu dia ‘liar’.&lt;br /&gt;Terlalu banyak, semuanya hanya dosa!, kau yang sah dan halal untukku kini, biarlah kunikmati dan kujaga engkau, dan aku mohon kau juga berdo’a, semoga aku seorang pemimpin yang baik dalam keluarga yang ingin kita bangun. Bukankah kau ingin anak kita tumbuh dengan sehat, dan dalam keluarga yang mengharapkan Ridha Tuhan?,&lt;br /&gt;Berdo’a isteriku, jangan lupakan siapa yang membuat kita, tundukkan diri kita, bukankah di dunia ini, kita bukan apa – apa, bukan pula siapa – siapa, jangan sampai di dunia sana kita juga bukan apa dan siapa, terlalu buruk buat manusia yang di ciptakan dengan kemuliaan!.&lt;br /&gt;Dan nanti isteriku, saat dirimu siap untuk meninggalkan hijab hati yang menghalangi pandangan hati ke kiblatnya, aku dengan sangat senang hati melepasmu, karena kamu bukan lagi milikku, kau telah menjadi kekasihnya, dan ia-lah yang punya hak atas dirimu, aku meminta hal yang sama padamu, dan semoga kau mampu melakukannya, ku mohon do’amu juga agar aku sanggup melakukannya, insya Allah, bila waktunya tiba.&lt;br /&gt;Well, hanya itu untuk sementara ini, kuharap kau maklumi apa yang aku ceritakan…&lt;br /&gt;Bila ada yang belum kau pahami, temui aku dalam mimpi, mimpi yang benar, semoga Tuhan mau mengabulkan permintaan ’ku’, yang kuharap juga permintaanmu…&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak Dunia, JUNI, 09, 2008…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-3971151962856173330?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/3971151962856173330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=3971151962856173330&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3971151962856173330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3971151962856173330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/07/fine-thx.html' title='Everest'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-585575501413049343</id><published>2008-06-25T10:10:00.000-07:00</published><updated>2008-06-28T23:06:25.319-07:00</updated><title type='text'>duh gusti kawulaning jagat</title><content type='html'>melangkahku dalam hening dan selalu fokus tatapku ke depan...&lt;br /&gt;tapi seakan tangan2 raksasa menggerakkan kepalaku ke kiri ke kanan...&lt;br /&gt;duh gusti,,, kemana aku harus melangkah...duh gusti,,, kenapa berat sekali medan yang aku tempuh...&lt;br /&gt;duh gusti,,, apa karena tak ada keikhlasan dalam hatiku ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-585575501413049343?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/585575501413049343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=585575501413049343&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/585575501413049343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/585575501413049343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/06/duh-gusti-kawulaning-jagat.html' title='duh gusti kawulaning jagat'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-2344069710499413158</id><published>2008-06-25T04:53:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T04:55:12.123-07:00</updated><title type='text'>Dear, Saudara Satu Syahwat...</title><content type='html'>Teman...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seharusnya kita melindungi mereka, seharusnya kita membimbing mereka, sepatutnya kita melindungi mereka...&lt;br /&gt;bukan mengeksploitasi sumber daya kenikmatan mereka, pun bukan untuk memberdayakan objek keindahan mereka...&lt;br /&gt;bukan menjadikan mereka komoditas pelayanan kenikmatan semata...&lt;br /&gt;kita tentu tak ingin diri kita disakiti, atau membenturkan kepala ke tembok, atau membakar tangan yang halus mulus,&lt;br /&gt;tapi mengapa kita menghancurkan rusuk kiri kita?&lt;br /&gt;lelaki diciptakan sebagai pemimpin, tapi dibalik seorang pemimpin, pasti ada 'sang Nyonya' yang tampil sebagai sosok ibu,&lt;br /&gt;itu idealnya,,&lt;br /&gt;tapi kenyataan kadang atau seringkali terbalik dengan apa yang seharusnya ideal,, kita, lelaki, dalam sistem yang patriakal,&lt;br /&gt;wajibnya memang berlaku sebagai pemimpin yang adil, dan sunahnya, mengangkat tinggi derajat kaum wanita...&lt;br /&gt;tapi kini, disini, di waktu ini, di jaman ini, kehormatan wanita hanya sekerat daging buat serigala-serigala seperti kita yang seharusnya membela panji kehormatan kaum ibu kita!! harga diri mereka, barang paling gencar diburu, dicari, dicuri,...&lt;br /&gt;mana iba kita teman? mana jiwa ksatria yang seharusnya ada dalam tiap diri lelaki... Ksatria bukan pria berbaju besi, ksatria bukan pria bergada, berpedang, atau bertombak panjang,... Ksatria adalah orang yang bertanggung jawab pada diri dan Masyarakatnya!!!&lt;br /&gt;syahwat memang nikmat, tapi jangan sampai tersesat, hingga tercecer di sembarang tempat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;syahwat itu amanat... saudaraku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-2344069710499413158?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/2344069710499413158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=2344069710499413158&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/2344069710499413158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/2344069710499413158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/06/dear-saudara-satu-syahwat.html' title='Dear, Saudara Satu Syahwat...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8192434984015363615.post-3619725169225088365</id><published>2008-06-24T10:34:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T10:36:58.906-07:00</updated><title type='text'>ini dia...</title><content type='html'>saat mentari tak lagi mampu menghangatkanmu, carilah siapa yang telah menciptakan mentari itu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8192434984015363615-3619725169225088365?l=riki-buntung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riki-buntung.blogspot.com/feeds/3619725169225088365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8192434984015363615&amp;postID=3619725169225088365&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3619725169225088365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8192434984015363615/posts/default/3619725169225088365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riki-buntung.blogspot.com/2008/06/ini-dia.html' title='ini dia...'/><author><name>riki buntung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11841705877535153200</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_shxmZp3iIUI/SetoBe06qBI/AAAAAAAAAAs/GaDtl86Iko0/S220/sadface+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
